searching

Tampilkan postingan dengan label inspiratif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspiratif. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 Mei 2013

Kisah Botol dan Tutup Botol


Setiap hari Ana selalu membawa botol minum kesukaannya kemanapun Ana pergi . . Tetapi setiap ingin minum Ana selalu saja meminta bantuan kepada orang dewasa karena Ana selalu kesulitan saat membukanya . .

Ternyata botol minum Ana tidak menyukai hal tersebut maka ia selalu memarahi tutup botol dengan nada tinggi  . .

''Aku sangat membencimu tutup botol . . Lihat Ana menjadi kesulitan saat ingin minum . . Kau hanya menjadi penghalang saja . .''

Tutup botol merasa bersalah sehingga ia pergi menjauhi botol agar botol tidak merasa terganggu lagi dengan kehadirannya . .

Tetapi ternyata Ana tidak menyukai itu . . Sepanjang hari ia mencari tutup botol minumannya keseluruh rumah dan Ana pun menangis sangat keras . .

''Ibu tutup botol minumku hilang aku tidak bisa membawanya ke sekolah karena air akan membasahi tas ku . .''

''Sudah sayang tidak apa apa . . Pakai saja botol minum mu yang baru biar yang ini ibu simpan di dalam gudang . ."

Mendengar perkataan itu botol merasa terkejut . . Ia mengira Ana akan senang jika tidak ada lagi tutup botol minumnya itu . . Dan ternyata dugaan botol sangatlah salah akibat keegoisannya kini botol minum Ana disimpan digudang yang gelap dan bau . .

Botol sangat menyesal dengan perbuatannya itu . . Tidak ada lagi yang ia bisa lakukan . .

"Maafkan aku tutup botol karena keegoisanku kamu pergi . . Sekarang aku sangat menyesal . . Dan aku telah mendapat balasannya . ."

-Tamat-

Pesan Moral : Jangan pernah mengganggap hal kecil hanya berpengaruh kecil untuk kehidupan kita . . Karena bisa jadi hal kecil tersebut adalah sesuatu yang sangat kita butuhkan namun seringkali kita abaikan . . Karena tidaklah mungkin Allah SWT menciptakan sesuatu tanpa ada maksud dan tujuan . .

selengkapnya . .

Kamis, 16 Mei 2013

Kado Spesial dari Allah SWT . . .


Hari ini adalah hari ulang tahunku. . .
16 Mei 2013 tepat menginjak usia ku yang ke 16 tahun. . .
Aku lahir dikeluarga miskin, tinggal diperkampungan kumuh dikelilingi sampah yang menggunung dan disanalah aku dilahirkan dan dibesarkan . . .

Aku tidak merasa malu ataupun sedih karena keluargaku utuh, aku memiliki ayah yang bekerja pagi hingga malam walau hanya sebagai tukang sampah dan seorang ibu yang mencintaiku dan ketiga saudaraku Malik, Yadin, dan adikku Ahyar.

Kita hidup serba kekurangan dimulai dari sulitnya mendapat makanan, pakaian, biaya sekolah, ataupun biaya kontrakan rumah. Tapi keluargaku selalu mensyukurinya karena kita yakin rumah sesungguhnya milik kita berada di Akhirat nanti dan pemilik rumah kita bukan Ibu Sastro (pemilik kontrakan) melainkan Allah Maha Pengasih dan Maha Pemberi Rezeki ツ

Tepat pukul 10 malam, ayah belum juga pulang kami sekeluarga sangat khawatir dan cemas tapi kita hanya bisa menunggu didalam rumah. Sebenarnya tadi pagi ayah berjanji akan membawakan aku martabak keju spesial untuk merayakan ulang tahun ku ini betapa senangnya aku mendengar kata itu tapi aku sudah tidak peduli dengan janji itu aku hanya ingin ayah cepat pulang dengan selamat . .

Aku mulai melihat ketiga adikku sudah terlelap dan ibu yang sedang memburu nyamuk yang begitu banyak dengan piring plastik yang diolesi minyak goreng agar semua nyamuk dapat tertangkap sehingga ketiga adikku tidak tergigitnya . .

Aku selalu melihat jam dinding karena sekarang tepat pukul 11:30 malam dan ayah belum juga tiba . . aku sangat khawatir dan aku berniat untuk pergi keluar mencari ayah tapi ibu selalu melarang dan berkata "Kamu tidak usah kemana-mana tunggu saja disini nanti juga ayah pulang serahkan semuanya kepada Allah SWT karena Ia Maha Mengetahui segalanya, sekarang kamu berdoa saja minta perlindungan dan keselamatan ayahmu kepada-Nya"

Aku hanya bisa menganggukan kepala yang berarti aku setuju dengan perkataan ibu, tepat pukul 11:50 malam seseorang membuka pintu rumah dari luar dan itu adalah ayah . . aku sangat senang sekali melihatnya . . aku langsung berdiri dan berlari memeluk ayah sambil menangis.

"Ayah, aku takut . . aku sangat ketakutan tadi . . aku takut terjadi sesuatu sama ayah"

"Maaf ayah terlambat dan membuat kamu khawatir . . apakah ulang tahunmu sudah terlewat nak?"

"Sudahlah ayah . . lupakan ulang tahunku aku minta maaf karena aku menyusahkanmu"

"Tidak nak, seharusnya ayah yang meminta maaf karena hanya membelikan martabak keju ini setiap ulang tahunmu dan mungkin kamu hanya 16 kali memakan makanan ini . . sudah sayang jangan nangis ayo kita makan"

ayah melepas pelukkannya dan menyuruhku memakan makanan yang sangat spesial itu, semua ada 9 potong aku ambil 3 potong dan kutaruh di piring kecil.

"Ini ayah untukmu"

"Tidak usah, inikan hari ulang tahunmu jadi kamu makan saja"

mendengar perkataan lembut dan sayang ayah aku semakin mencintai keluarga ini dan merasa sangat berarti didalam keluarga ini . . aku tidak ingin terpisah . . aku ingin selamanya dipelukkan ayah dan ibu . . aku mencintai kalian . . dan aku selalu berdoa kepada Allah SWT bahwa dikehidupan kedua yang abadi nanti pertemukanlah kami kelak disurga-Mu karena aku sangat mencintai mereka . .

Dan itu adalah kisahku . . kisah ulangtahunku yang sangat spesial dan mendapatkan kado yang sangat berharga . . bukan sebungkus martabak itu tapi 'keluarga', dia adalah kado ulang tahun ku yang sangat sangat spesial dari Allah SWT karena Allah SWT masih menyatukan dan mengumpulkan kami semua disini dengan penuh rasa cinta dan kasih sayang yang abadi.

-Tamat-

selengkapnya . .

Kamis, 20 Desember 2012

Jadilah Berguna Sepanjang Usia Seperti Pohon Pisang

Pohon pisang,sebagai anggota famili Musaceae banyak terdapat di daerah tropis. Semua bagian tumbuhan ini bisa dimanfaatkan. Mulai dari daun untuk pembungkus makanan, pelepah untuk barang kerajinan, hingga buahnya untuk dikonsumsi.

Pohon pisang memberi manfaat filosofis sekaligus menjadi maha guru bagi manusia. Perlu waktu lebih dari 5 bulan agar kita dapat menikmati manfaat buah pisang. Namun jauh sebelum menghasilkan buah, pohon pisang sejak ukuran kecil telah bermanfaat, yakni kegunaan daun bagi penanamnya.

Kepopuleran buah pisang sendiri karena ia dapat dijumpai sepanjang musim tanpa mengenal waktu. Musim hujan ataupun kemarau, tingkat adaptasi pisang dapat membuatnya berbuah sepanjang tahun. Pohon hanya akan mati setelah menghasilkan buah.

Pada beberapa spesies, batang yang telah dipotong akan tumbuh batang baru pada lingkar tengah. Tunas muda pun akan muncul disekeliling pohon utama, tunas baru yang identik dengan pohon utama. Bahkan ketika ia telah membusuk, di tangan-tangan manusia kreatif, belakangan bonggol pisang diolah menjadi inovasi bahan pangan seperti keripik.

Demikian pula manusia, hendaknya bisa berguna layaknya pohon pisang. Sedari muda, kiranya manusia dapat berguna seperti daun pisang. Memberikan guna dan karya bagi orangtuanya, meskipun belum mencapai umur.

Ketika dewasa, sifat berkarya ini haruslah dilakukan terus-menerus sepanjang tahun untuk masyarakat di mana pun ia berada. Tentu dengan prasyarat pantang menyerah sebelum ia memberikan sesuatu untuk orang lain.

Berkaitan dengan tunas-tunas yang tumbuh di sekitarnya, ibarat manusia yang telah dewasa, ia menularkan ilmu dan sifat pada manusia-manusia muda. Manusia berbibit unggul tentu akan memberikan tunas unggul pula pada lingkungannya.

Ketika manusia tersebut masuk alam baka, seperti kata pepatah, ‘manusia mati meninggalkan nama’. Bagi manusia yang memiliki jasa dan karya, ia akan dikenang dan segala pemikirannya akan tetap bermanfaat bagi mereka yang dapat memanfaatkan.

... "Sudahkah kita berkarya dan berguna layaknya pohon pisang?" ...


selengkapnya . .

Kisah Inspirasi Seorang Malaikat Kecil Bernama Yu Yuan

Kisah tentang seorang gadis kecil yang cantik yang memiliki sepasang bola mata yang indah dan hati yang lugu polos. Dia adalah seorang yatim piatu dan hanya sempat hidup di dunia ini selama delapan tahun. Satu kalimat terakhir yang ia tinggalkan di batu nisannya adalah:

. . . "Saya pernah datang dan saya sangat penurut" . . . 

Anak ini rela melepasakan pengobatannya, padahal sebelumnya dia telah memiliki dana pengobatan sebanyak 540.000 dolar yang didapat dari perkumpulan orang Chinese seluruh dunia. Dan membagi dana tersebut menjadi tujuh bagian, yang dibagikan kepada tujuh anak kecil yang juga sedang berjuang menghadapi kematian . . . .

Baca Selengkapanya di "apakabardunia.com"

selengkapnya . .

Kisah "Tukang Cukur"

Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut merapikan brewoknya. Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat.

Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan.

Si tukang cukur bilang,”Saya tidak percaya Tuhan itu ada”.
“Kenapa kamu berkata begitu ???” timpal si konsumen.

“Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, apa yang terjadi di jalanan itu menunjukkan bahwa Tuhan itu tidak ada? Katakan kepadaku, jika Tuhan itu ada, mengapa ada orang sakit??, mengapa ada anak terlantar??"

"Jika Tuhan ada, pastiah tidak akan ada orang sakit ataupun kesusahan. Saya tidak dapat membayangkan bagaimana Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi.”

Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat.

Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.

Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang, berombak kasar (mlungker-mlungker, istilah jawa-nya), kotor dan brewok yang tidak dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat.

Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata,” Kamu tahu, sebenarnya TIDAK ADA TUKANG CUKUR.”

Si tukang cukur tidak terima,” Kamu kok bisa bilang begitu ??”.
“Saya disini dan saya tukang cukur. Dan barusan saya mencukurmu!”

“Tidak!” elak si konsumen.
“Tukang cukur itu tidak ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar sana,” Si konsumen menambahkan.

“Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!” sanggah si tukang cukur.
”Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang ke saya”, jawab si tukang cukur membela diri.

“Cocok!” kata si konsumen menyetujui.” Itulah point utama-nya!.

Sama dengan Tuhan, Tuhan itu juga ada, tapi apa yang terjadi… orang-orang tidak mau datang kepada-Nya, dan tidak mau mencari-Nya. Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini.”

... "Apakah Tuhan harus memaksa untuk datang kepada-Nya baru dunia tidak ada kesusahan? Semua kembali pada diri kita masing-masing."...

Sumber : apakabardunia.com



selengkapnya . .

Rabu, 19 Desember 2012

Cerita Tentang "Pohon"

Dalam sebuah perjalanan seorang ayah dengan puteranya, sebatang pohon kayu nan tinggi ternyata menjadi hal yang menarik untuk mereka simak. Keduanya pun berhenti di bawah rindangnya pohon tersebut.

“Anakku,” ucap sang ayah tiba-tiba. Anak usia belasan tahun ini pun menatap lekat ayahnya. Dengan sapaan seperti itu, sang anak paham kalau ayahnya akan mengucapkan sesuatu yang serius.

“Adakah pelajaran yang bisa kau sampaikan dari sebuah pohon?” lanjut sang ayah sambil tangan kanannya meraih batang pohon di dekatnya.

“Menurutku, pohon bisa jadi tempat berteduh yang nyaman, penyimpan air yang bersih dari kotoran, dan penyeimbang kesejukan udara,” jawab sang anak sambil matanya menanti sebuah kepastian.

“Bagus,” jawab spontan sang ayah. “Tapi, ada hal lain yang menarik untuk kita simak dari sebuah pohon,” tambah sang ayah sambil tiba-tiba wajahnya mendongak ke ujung dahan yang paling atas.

“Perhatikan ujung pepohonan yang kamu lihat. Semuanya tegak lurus ke arah yang sama. Walaupun ia berada di tanah yang miring, pohon akan memaksa dirinya untuk tetap lurus menatap cahaya,” jelas sang ayah.

“Anakku,” ucap sang ayah sambil tiba-tiba tangan kanannya meraih punggung puteranya. “Jadikan dirimu seperti pohon, walau keadaan apa pun, tetap lurus mengikuti cahaya kebenaran,” ungkap sang ayah begitu berkesan.

Keadaan tanah kehidupan yang kita pijak saat ini, kadang tidak berada pada hamparan luas nan datar. Selalu saja ada keadaan tidak seperti yang kita inginkan. Ada tebing nan curam, ada tanjakan yang melelahkan, ada turunan landai yang melenakan, dan ada lubang-lubang yang muncul di luar dugaan.

Pepohonan, seperti yang diucapkan sang ayah kepada puteranya, selalu memposisikan diri pada kekokohan untuk selalu tegak lurus mengikuti sumber cahaya kebenaran. Walaupun berada di tebing ancaman, tanjakan hambatan, turunan godaan, dan lubang jebakan.

“Jadikan dirimu seperti pohon, walau keadaan apa pun, tetap lurus mengikuti cahaya kebenaran.”


... "Sahabat, Jadikan dirimu seperti pohon, walau keadaan apa pun, tetap lurus mengikuti cahaya kebenaran,” Siapapun Anda, bagaimanapun Anda, dan Dimanapun anda… tatap dan ikutilah cahaya lurus kebenaran… karena bila tidak anda akan tersesat dalam kegelapan. Dan Bila terperangkap dalam gelap, jangan mengutuki kegelapan, tapi nyalakan lah cayaha walaupun dengan Lilin" ...

Sumber : jadiberita.com

selengkapnya . .

Hidup Hanya 6 Jam Tapi Menyelamatkan 2 Nyawa

Sebuah kisah yang dikutip dari Gifts From The Heart From Women karangan dari Karen Kingsbury yang cukup mengoyak rasa. Semoga Anda semua bisa menikmati salah satu kisah inspiratif berikut ini dan menjadi sedikit dari bahan perenenungan kita tentang hidup ini.

Ada pasangan suami istri yang sudah hidup beberapa lama tetapi belum mempunyai keturunan. Sejak 10 tahun yang lalu, sang istri terlibat aktif dalam kegiatan untuk menentang aborsi,karena menurut pandangannya, aborsi berarti membunuh seorang bayi.

Setelah bertahun-tahun berumah-tangga, akhirnya sang istri hamil, sehingga pasangan tersebut sangat bahagia. Mereka menyebarkan kabar baik ini kepada famili, teman-teman dan sahabat-sahabat, serta lingkungan sekitarnya. Semua orang ikut bersukacita dengan mereka. 

Dokter menemukan bayi kembar dalam perutnya, seorang bayi laki-laki dan perempuan. Tetapi setelah beberapa bulan, sesuatu yang buruk terjadi.

Bayi perempuan mengalami kelainan, dan ia mungkin tidak bisa hidup sampai masa kelahiran tiba. Dan kondisinya juga dapat mempengaruhi kondisi bayi laki-laki. Jadi dokter menyarankan untuk dilakukan aborsi, demi untuk sang ibu dan bayi laki2 nya.

Fakta ini membuat keadaan menjadi terbalik. Baik sang suami maupun sang istri mengalami depresi. Pasangan ini bersikeras untuk tidak menggugurkan bayi perempuannya, tetapi juga kuatir terhadap kesehatan bayi laki-lakinya.

"Saya bisa merasakan keberadaannya, dia sedang tidur nyenyak", kata sang ibu di sela tangisannya. Lingkungan sekitarnya memberikan dukungan moral kepada pasangan tersebut,dengan mengatakan bahwa ini adalah kehendak Tuhan.

Ketika sang istri semakin mendekatkan diri dengan Tuhan, tiba-tiba dia tersadar bahwa Tuhan pasti memiliki rencanaNya dibalik semua ini. Hal ini membuatnya lebih tabah. Pasangan ini berusaha keras untuk menerima fakta ini.

Mereka mencari informasi di internet, pergi ke perpustakaan, bertemu dengan banyak dokter, untuk mempelajari lebih banyak tentang masalah bayi mereka. Satu hal yang mereka temukan adalah bahwa mereka tidak sendirian.

Banyak pasangan lainnya yang juga mengalami situasi yang sama, dimana bayi mereka tidak dapat hidup lama. Mereka juga menemukan bahwa beberapa bayi akan mampu bertahan hidup, bila mereka mampu memperoleh donor organ dari bayi lainnya. Sebuah peluang yang sangat langka. Siapa yang mau mendonorkan organ bayinya ke orang lain?

Jauh sebelum bayi mereka lahir, pasangan ini menamakan bayinya, Jeffrey dan Anne. Mereka terus berdo’a kepada Tuhan. Pada mulanya,mereka memohon keajaiban supaya bayinya sembuh. Kemudian mereka tahu, bahwa mereka seharusnya memohon agar diberikan kekuatan untuk menghadapi apapun yang terjadi, karena mereka yakin Tuhan punya rencanaNya sendiri.

Keajaiban terjadi, dokter mengatakan bahwa Anne cukup sehat untuk dilahirkan, tetapi ia tidak akan bertahan hidup lebih dari 2 jam. Sang istri kemudian berdiskusi dengan suaminya, bahwa jika sesuatu yang buruk terjadi pada Anne, mereka akan mendonorkan organnya.

Ada dua bayi yang sedang berjuang hidup dan sekarat, yang sedang menunggu donor organ bayi. Sekali lagi, pasangan ini berlinangan air mata. Mereka menangis dalam posisi sebagai orang tua, dimana mereka bahkan tidak mampu menyelamatkan Anne. Pasangan ini bertekad untuk tabah menghadapi kenyataan yg akan terjadi.

Hari kelahiran tiba. Sang istri berhasil melahirkan kedua bayinya dengan selamat. Pada momen yang sangat berharga tersebut, sang suami menggendong Anne dengan sangat hati-hati, Anne menatap ayahnya, dan tersenyum dengan manis.

Senyuman Anne yang imut tak akan pernah terlupakan dalam hidupnya. Tidak ada kata-kata di dunia ini yang mampu menggambarkan perasaan pasangan tersebut pada saat itu. Mereka sangat bangga bahwa mereka sudah melakukan pilihan yang tepat (dengan tidak mengaborsi Anne), mereka sangat bahagia melihat Anne yang begitu mungil tersenyum pada mereka, mereka sangat sedih karena kebahagiaan ini akan berakhir dalam beberapa jam saja. Kakak Anne, Jeffrey Pun menangis…

Sungguh tidak ada kata-kata yang dapat mewakili perasaan pasangan tersebut. Mungkin hanya dengan air mata yang terus jatuh mengalir, air mata yang berasal dari jiwa mereka yang terluka. Baik sang kakek, nenek, maupun kerabat famili memiliki kesempatan untuk melihat Anne.

Keajaiban terjadi lagi, Anne tetap bertahan hidup setelah lewat 2 jam. Memberikan kesempatan yang lebih banyak bagi keluarga tersebut untuk saling berbagi kebahagiaan. Tetapi Anne tidak mampu bertahan setelah enam jam…..

Para dokter bekerja cepat untuk melakukan prosedur pendonoran organ. Setelah beberapa minggu, dokter menghubungi pasangan tersebut bahwa donor tersebut berhasil. Dua bayi berhasil diselamatkan dari kematian.

Pasangan tersebut sekarang sadar akan kehendak Tuhan. Walaupun Anne hanya hidup selama 6 jam, tetapi dia berhasil menyelamatkan dua nyawa. Bagi pasangan tersebut, Anne adalah pahlawan mereka, dan sang Anne yang mungil akan hidup dalam hati mereka selamanya…

... "Sesungguhnya, tidaklah penting berapa lama kita hidup, satu hari ataupun bahkan seratus tahun. Hal yang benar-benar penting adalah apa yang telah kita lakukan selama hidup kita, yang bermanfaat bagi orang lain." ...

Sumber : jadiberita.com 

selengkapnya . .

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Diagonal Select - Hello Kitty 2