searching

Tampilkan postingan dengan label cermin (cerita mini). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cermin (cerita mini). Tampilkan semua postingan

Senin, 09 September 2013

harus seperti itu kah?

Hai, aku aya.
Hari ini adalah hari penting untuk ayah kesayangaanku, hari dimana ayah bisa melupakan bunda yang telah disurga dan akan membawa bunda baru untuk ku (Hahaha ribet sekali) intinya hari ini ayah menikah lagi hehehe . . .

Aku sangat gembira melihat ayah bisa 'move on' setelah 10 tahun lamanya dari kepergian bunda, biasanya ayah hanya memasang wajah muram durja dan sangat masam tanpa ekspresi dan tanpa senyuman.

Awal nya aku melarang ayah untuk menikah lagi dan hampir setiap hari kita bertengkar karena hal sepele ini dan akhirnya dari pertengkaran itu membuat aku selalu menangis dan mengurung diri di kamar tanpa makan, minum, bahkan menonton drama korea kesukaanku. Oh My itu sangat mengganggu . . .

Akhirnya aku kalah . . bukan bukan . .
lebih tepatnya aku mengalah demi kebahagiaan ayah (lebih indah hehehe)
tapi tetap saja pernikahan itu membuat aku patah hati karena cinta pertama ku . . .

Cinta Pertama ??
yaa, cinta pertama ku ternyata dia anak dari calon ibu tiri ku ini (sangat menyedihkan)
dan karena itulah aku selalu bertengkar dengan ayah . . .

Tapi tetap saja pernikahan berlangsung . . .

♡ ♡ ♡

Namanya ka Riyo,
pertama kali aku melihatnya ketika aku masih memakai seragam putih merah, duduk di bangku SD kelas 5 dan ka Riyo kelas 6 . . intinya ka Riyo itu cinta pertama ku dan dia alasan aku untuk ikut turnamen basket di Australia nanti . .  Intinya lagi setelah lulus SD aku sengaja masuk SMP bahkan SMA yang sama pula ditambah lagi ekskul basket dan sastra juga . . Sangat sangat sangat menyedihkan . .

Tapi entah kenapa aku sangat bersyukur memiliki keluarga yang utuh sekarang. Ayah yang super, bunda yang baik, dan seorang kakak yang tidak bisa aku miliki tapi aku mulai nyaman dengan semua ini . . .

♡ ♡ ♡

"Sayang, tolong ambilkan hair spray di kamar ka Riyo"

Whaaaaats, ka Riyo pakai hair spray aku gak salah denger tuh. Jangan jangan ka Riyo . . . iiiihhh . . .

"Tapi bun, aku dilarang keras masuk kamar ka Riyo"

"Gak apa apa, lagian Riyo juga lagi gak ada dirumah kan"

Iya sih, okehlah kesempatan aku buat melihat-lihat kamar mesteri itu . . hihihihihi

"Dimana bun hair spraynya?" aku berteriak dari kamar

"Biasanya diatas meja belajarnya" teriak bunda juga dari kamarnya

Ketemuuuu . . .
Nah sekarang penggambaran kamar ka Riyo ketika aku masuk pertama itu rapi banget dan wangi, semua terletak pada tempatnya. bajunya, tas, buku, guling, bantal, bahkan sampah . . .

Entar dulu, aku melihat sesuatu diatas meja belajarnya.
Selembar kertas yang dibingkai rapi seperti foto (tapi ini kertas) dan hanya bertuliskan sederhana . . .

"Aku Suka Kakak, lope lope lope"

Tapi sepertinya aku gak asing sama tulisan itu . . .
OH NO!!!!
ITU TULISAN AKU!!!

Ka Riyo menyimpannya? bahkan ka Riyo membingkainya? dan juga ka Riyo taruh diatas meja belajarnya??

"Ngapain kamu disini?"

Mampus . . itu ka Riyo . .

"Aku pernah bilang jangan masuk kamar ini"

Aku cuma diam dan bingung harus bilang apa lagi . . .

"Ayaaa, hair spray nya" teriak bunda yang menyelamatkan ku

"Iya bun aku datang"

Dan aku pergi dari kamar ka Riyo tanpa menjawab sepatah pun pertanyannya . . .

♡ ♡ ♡

Setelah kejadian membingungkan itu aku langsung mengurung diri dikamar bahkan aku melewatkan makan malam bersama ayah

Tok . tok . tok .
Seseorang mengetuk pintu kamarku . .

"Boleh aku masuk?"

Oh tidak, itu suara ka Riyo dan dia sekarang berdiri tepat dipintu kamar.
apa yang harus aku lakuin sekarang, pasang muka 'geer' atau pasang muka seneng, marah, sedih.
aaaaargh aku bingung . . .

"Aya, boleh aku masuk?"

"i i i y aa ka"

Payah! jawaban aku terbata-bata . .

"Aku bawa makan malam untuk kamu seperti nya kamu lagi gak enak badan, aku taruh meja yaa dan jangan lupa dimakan"

Mulai lagi, aku benar-benar cuma bisa diam . .

"Masalah surat itu aku minta maaf, aku menyukai kamu"

Apa? ka riyo menyukai aku?

"Tapi itu dulu ketika kedua orang tua kita belum menikah"

"Kenapa ka Riyo gak bilang sama aku"

"Itu masa lalu"

"Kenapa ka Riyo gampang banget bilang itu masa lalu, sedangkan ka Riyo tau kalau aku suka bahkan sangat suka, ka riyo tau juga kenapa kita masuk sekolah yang sama ekskul yang sama karena aku menyukai kakak bahkan aku sangat menyukai kakak!!!"

Aku marah dan menangis . . .

"Aku tahu"

"Kakak kenapa jahat sama aku membiarkan aku menderita kaya gini, kakak gak tau pengorbanan aku . . kaka gak tau semuanya"

Aku semakin menangis . . hingga akhirnya ka riyo berdiri tepat di hadapan ku dan memegang kedua pundakku . .

"Aya, dengar . . aku juga sakit disini aku juga mau bilang semuanya sama kamu tapi aku terlambat tapi sedikitpun aku gak menyesali semua itu, tahu kenapa? karena kedua orang tua kita. karena kedua orang tua kita saling mencintai"

"Tapi ka . ."

"Tuhan memberikan takdir yang sempurna buat kita, menyatukan kita untuk menjadi keluarga dan mendapatkan cinta suci yang begitu utuh . . lihat ayah lihat bunda kita sekarang, mereka selalu tersenyum setiap hari, saling menyayangi dan saling memberi"

suara ka riyo terdengar sangat lembut . . .

"Aku bahagia bisa melihat kamu setiap hari, aku juga bahagia karena bunda aku miliki teman yang cantik kaya kamu, kamu adik aku dan akan selalu menjadi adik aku. pikirkan bunda kamu yang di surga mungkin dia sedih karena melihat anaknya menangis karena penyesalan, menangis karena melihat ayahnya bahagia sekarang"

Suaranya semakin membuat aku luluh . . .
"Ini takdir Tuhan"

Ka Riyo mengecup kening ku, dan pergi setelah mengatakan 'ini takdir tuhan' . . semua yang ka Riyo katakan benar tapi air mata aku gak bisa berhenti . .

"Tuhan kenapa engkau menakdirkan aku seperti ini"

Aku harus ikhlas . . 
Aku ikhlas . . demi ayah dan demi bunda di surga . .

♡ ♡ ♡


selengkapnya . .

Senin, 20 Mei 2013

Kisah Botol dan Tutup Botol


Setiap hari Ana selalu membawa botol minum kesukaannya kemanapun Ana pergi . . Tetapi setiap ingin minum Ana selalu saja meminta bantuan kepada orang dewasa karena Ana selalu kesulitan saat membukanya . .

Ternyata botol minum Ana tidak menyukai hal tersebut maka ia selalu memarahi tutup botol dengan nada tinggi  . .

''Aku sangat membencimu tutup botol . . Lihat Ana menjadi kesulitan saat ingin minum . . Kau hanya menjadi penghalang saja . .''

Tutup botol merasa bersalah sehingga ia pergi menjauhi botol agar botol tidak merasa terganggu lagi dengan kehadirannya . .

Tetapi ternyata Ana tidak menyukai itu . . Sepanjang hari ia mencari tutup botol minumannya keseluruh rumah dan Ana pun menangis sangat keras . .

''Ibu tutup botol minumku hilang aku tidak bisa membawanya ke sekolah karena air akan membasahi tas ku . .''

''Sudah sayang tidak apa apa . . Pakai saja botol minum mu yang baru biar yang ini ibu simpan di dalam gudang . ."

Mendengar perkataan itu botol merasa terkejut . . Ia mengira Ana akan senang jika tidak ada lagi tutup botol minumnya itu . . Dan ternyata dugaan botol sangatlah salah akibat keegoisannya kini botol minum Ana disimpan digudang yang gelap dan bau . .

Botol sangat menyesal dengan perbuatannya itu . . Tidak ada lagi yang ia bisa lakukan . .

"Maafkan aku tutup botol karena keegoisanku kamu pergi . . Sekarang aku sangat menyesal . . Dan aku telah mendapat balasannya . ."

-Tamat-

Pesan Moral : Jangan pernah mengganggap hal kecil hanya berpengaruh kecil untuk kehidupan kita . . Karena bisa jadi hal kecil tersebut adalah sesuatu yang sangat kita butuhkan namun seringkali kita abaikan . . Karena tidaklah mungkin Allah SWT menciptakan sesuatu tanpa ada maksud dan tujuan . .

selengkapnya . .

Minggu, 19 Mei 2013

toni dan seekor kerbau

Toni adalah anak seorang petani, ia hidup sehari hari disekitar sawah yang hijau. Akan tetapi Toni memiliki sifat usil dan jahil dan korbannya selalu Badu, Badu adalah salah satu kerbau pembajak milik ayahnya.

"Hai kerbau yang bau, bagaimana tidurmu? aku harap tidurmu nyenyak dengan lonceng besar yang kutaruh dilehermu . . hahahahaha . ."

Tidak hanya itu saja Toni pun pernah menaruh kembang api diekor Badu, melemparinya dengan lumpur, memakaikan sepatu, mengingat tanduknya dengan pita, bahkan menggambar tubuhnya dengan alat gambar yang Toni punya.

Pada suatu hari Toni pergi kedalam hutan untuk mencari kayu bakar, satu persatu kayu telah terkumpul ditangannya akan tetapi ia lupa pesan ayahnya bahwa jangan terlalu pergi kedalam hutan. Tonipun bermain didalam hutan hingga lupa waktu dan terdengarlah suara orang meminta tolong . .

"Tolong . . Toloooong . ."

Suara itu terdengar dari dalam hutan dan itu adalah suara Toni, tidak ada yang dapat mendengarnya karena Toni terlalu jauh dari rumahnya . .

"Ayaaahh, tolong . ."

Toni berteriak dan menangis . . berharap ada yang mendengarnya . . ternyata baju Toni tersangkut di dahan pohon. Tonipun semakin menangis karena sudah 10 menit ia tersangkut dan tidak ada juga yang menolongnya . . tak lama kemudian Toni mendengar suara kaki yang datang menhampirinya . .

"Apakah kamu Badu?" Kamu benar Badu . . Too . . . ."

Belum selesai Toni menyelesaikan perkataannya Badu kerbau yang gagah dan besar itu telah menurunkan Toni dari pohon dengan mematahkan dahan dan jatuhlah Toni tepat ditanah tanpa rasa sakit sedikitpun . .

"Terima kasih badu . . aku berhutang budi padamu . .  tapi mengapa kamu menolongku? bukankah aku sangat jahil kepadamu . ."

Badu hanya menghampiri Toni dan menurunkan badan besar itu tepat dihadapan Toni, bermaksud memberikan tumpangan kepada Toni . . Tonipun mengerti dan segeralah Toni menaiki Badu . .

"Kamu benar benar kerbau yang baik hati . . aku menyesal telah mempermainkanmu . . bahkan aku malu menjadi diriku . .  aku kalah dengan seekor kerbau dengan sifat pemaaf mu walaupun telah aku jahili tetapi kamu tetap menolongku  dan membiarkanku menaiki tubuh besarmu ini . .

Toni pun telah tiba tepat didepan rumahnya . . ia menangis . . tapi saat ini bukan menangis karena ketakutan lagi tetapi menangis karena terharu . . Toni pun memeluk Badu dengan penuh kasih sayang . .

"aku benar benar minta maaf Badu . . aku berjanji tidak akan menjahilimu lagi aku akan mengurusmu dengan sangat baik mulai saat ini . . aku berjanji . ."

Setelah Toni melepas pelukannya Badupun berjalan menuju kandangnya . . Toni tersenyum dan masuk kedalam rumah . .

Keesokan harinya Toni dengan riang bermain keluar sambil membawa lonceng kekandang Badu  . .

"Ini Badu lonceng cantik untukmu . ."

Toni pun memakaikan gelang lonceng kepada Badu . .

"lihat Badu kamu sangat cocok . . ini adalah gelang lonceng sahabat aku juga memakainya . . mulai saat ini kita menjadi sahabat . ."

Tonipun memeluk Badu dengan rasa sayang . . .

-Tamat-

Pesan Moral : Jauhkanlah sifat yang dapat menyakiti hati siapapun dan jadilah seseorang yang memiliki sifat pemaaf dan sabar sesungguhnya apabila kita bisa melewati itu semua, pasti kebahagiaanlah yang menghampiri kita dan kesulitanlah yang mereka dapat.


selengkapnya . .

Kamis, 16 Mei 2013

Kado Spesial dari Allah SWT . . .


Hari ini adalah hari ulang tahunku. . .
16 Mei 2013 tepat menginjak usia ku yang ke 16 tahun. . .
Aku lahir dikeluarga miskin, tinggal diperkampungan kumuh dikelilingi sampah yang menggunung dan disanalah aku dilahirkan dan dibesarkan . . .

Aku tidak merasa malu ataupun sedih karena keluargaku utuh, aku memiliki ayah yang bekerja pagi hingga malam walau hanya sebagai tukang sampah dan seorang ibu yang mencintaiku dan ketiga saudaraku Malik, Yadin, dan adikku Ahyar.

Kita hidup serba kekurangan dimulai dari sulitnya mendapat makanan, pakaian, biaya sekolah, ataupun biaya kontrakan rumah. Tapi keluargaku selalu mensyukurinya karena kita yakin rumah sesungguhnya milik kita berada di Akhirat nanti dan pemilik rumah kita bukan Ibu Sastro (pemilik kontrakan) melainkan Allah Maha Pengasih dan Maha Pemberi Rezeki ツ

Tepat pukul 10 malam, ayah belum juga pulang kami sekeluarga sangat khawatir dan cemas tapi kita hanya bisa menunggu didalam rumah. Sebenarnya tadi pagi ayah berjanji akan membawakan aku martabak keju spesial untuk merayakan ulang tahun ku ini betapa senangnya aku mendengar kata itu tapi aku sudah tidak peduli dengan janji itu aku hanya ingin ayah cepat pulang dengan selamat . .

Aku mulai melihat ketiga adikku sudah terlelap dan ibu yang sedang memburu nyamuk yang begitu banyak dengan piring plastik yang diolesi minyak goreng agar semua nyamuk dapat tertangkap sehingga ketiga adikku tidak tergigitnya . .

Aku selalu melihat jam dinding karena sekarang tepat pukul 11:30 malam dan ayah belum juga tiba . . aku sangat khawatir dan aku berniat untuk pergi keluar mencari ayah tapi ibu selalu melarang dan berkata "Kamu tidak usah kemana-mana tunggu saja disini nanti juga ayah pulang serahkan semuanya kepada Allah SWT karena Ia Maha Mengetahui segalanya, sekarang kamu berdoa saja minta perlindungan dan keselamatan ayahmu kepada-Nya"

Aku hanya bisa menganggukan kepala yang berarti aku setuju dengan perkataan ibu, tepat pukul 11:50 malam seseorang membuka pintu rumah dari luar dan itu adalah ayah . . aku sangat senang sekali melihatnya . . aku langsung berdiri dan berlari memeluk ayah sambil menangis.

"Ayah, aku takut . . aku sangat ketakutan tadi . . aku takut terjadi sesuatu sama ayah"

"Maaf ayah terlambat dan membuat kamu khawatir . . apakah ulang tahunmu sudah terlewat nak?"

"Sudahlah ayah . . lupakan ulang tahunku aku minta maaf karena aku menyusahkanmu"

"Tidak nak, seharusnya ayah yang meminta maaf karena hanya membelikan martabak keju ini setiap ulang tahunmu dan mungkin kamu hanya 16 kali memakan makanan ini . . sudah sayang jangan nangis ayo kita makan"

ayah melepas pelukkannya dan menyuruhku memakan makanan yang sangat spesial itu, semua ada 9 potong aku ambil 3 potong dan kutaruh di piring kecil.

"Ini ayah untukmu"

"Tidak usah, inikan hari ulang tahunmu jadi kamu makan saja"

mendengar perkataan lembut dan sayang ayah aku semakin mencintai keluarga ini dan merasa sangat berarti didalam keluarga ini . . aku tidak ingin terpisah . . aku ingin selamanya dipelukkan ayah dan ibu . . aku mencintai kalian . . dan aku selalu berdoa kepada Allah SWT bahwa dikehidupan kedua yang abadi nanti pertemukanlah kami kelak disurga-Mu karena aku sangat mencintai mereka . .

Dan itu adalah kisahku . . kisah ulangtahunku yang sangat spesial dan mendapatkan kado yang sangat berharga . . bukan sebungkus martabak itu tapi 'keluarga', dia adalah kado ulang tahun ku yang sangat sangat spesial dari Allah SWT karena Allah SWT masih menyatukan dan mengumpulkan kami semua disini dengan penuh rasa cinta dan kasih sayang yang abadi.

-Tamat-

selengkapnya . .

halte bus dan Kim Bum . . .

Hujan semakin berjatuhan diatas kepalaku dan telah membasahi seluruh tubuh mungil ini dan aku harus segera mencari tempat untuk berteduh. Saat itu tepat pukul 7 malam. .hari minggu..hujan deras..dan aku baru selasai mengatar kue kesukaan kakakku ツ
Akhirnya aku menemukan tempat yang mampu menjaga dari derasnya hujan yang menurutku itu tidak 'keprihujanan' (sedikit memaksa) hihihi ツ. Yaa, sebuah halte bus.. Lumayan untuk berlabuh sejenak.

Betapa bosannya aku disitu menunggu angkutan yang seharusnya aku tumpangi tidak juga menampakan dirinya. Sampai ketika mataku tertuju pada sosok pria yang berdiri tepat disampingku, dari tadi dia hanya melihat jam tangan miliknya (mungkin setiap satu menit sekali) sepertinya dia terjebak hujan bersamaku..dihalte bus..malam hari..dan hanya kita berdua..(hahaha mulai mengacau cerita)..
Pria itu terlihat sangat tinggi jika aku berdiri mungkin tinggi aku hanya sebahunya, yang aku suka itu dia memakai sweater hitam yang membuat wajah putihnya terlihat lebih cerah dan manis ツ pokoknya dia sangat terliat ganteng dan keren. Kalau dibandingkan dengan artis korea dia mirip seperti Kim Bum (lihat gambar)

Semakin aku lihat semakin mirip pula sampai sampai aku berniat mengeluarkan kertas dan pena untuk minta tanda tangannya ツツツ hahaha lebaynya . . . tapi serius . . .
Sampai ketika ada yang berteriak didepan mukaku "WOOOOOII" . . tepat dihadapanku . . dan dia adalah kakakku sendiri.

"Dari tadi dipanggil malah ngelamun, ngeliatin cowok mulu!! ayo kakak antar pulang ibu cemas nungguin kamu."

Tangan aku ditariknya, dan aku bingung harus berkata apa karena aku malu setengah mati..kenapa sih kakak  aku malah bilang kaya gitu pake teriak segala lagi. Oh My!!! Pengganggu!!!
sampai aku naik mobil kakakku . . . dan . . . pergi . . .

argh- aku sangat sangat sangat menyesal tidak menulis nomer ponselku dan aku serahkan ke dia..
aish- apa aku tidak terlihat sangat memalukan..
argh- atau aku menaruh dompet aku dihalte itu agar dia menemukannya dan datang kerumahku untuk mengembalikannya dan akhirnya tukeran nomer ponsel deh
aish- kalau dia lihat disitu ada dompet . . kalau gak liat? lenyap dompetku..

huft . . huft . . huft . .
kabar buruk cerita ini karena aku tidak bisa melihat dia lagi, setiap hari disitu dia tidak juga datang. .sampai sekarang. .
dan tau gak halte itu sekarang malah berubah jadi gardu perumahan baru yang DP 5juta udah dapet rumah . . sangat menyedihkan . .
tapi kabar gembiranya aku sekarang jadi nge-fans banget sama Kim Bum karena dia nyata kalau searching di mbah google juga banyak fotonya (lihat gambar lagi)



-Tamat-
ツ ツ ツ 

selengkapnya . .

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Diagonal Select - Hello Kitty 2